Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Showing posts with label Komputer. Show all posts
Showing posts with label Komputer. Show all posts

Wednesday, May 5, 2010

Pengenalan jaringan

Network atau jaringan, dalam bidang komputer dapat diartikan sebagai dua atau lebih komputer yang dihubungkan sehingga dapat berhubungan dan dapat berkomunikasi, sehingga akan menimbulkan suatu effisiensi, sentralisasi dan optimasi kerja. Pada jaringan komputer yang dikomunikasikan adalah data, satu komputer dapat berhubungan dengan komputer lain dan saling berkomunikasi (salah satunya bertukar data ) tanpa harus membawa disket ke satu komputer ke komputer lainnya seperti yang biasa kita lakukan.

Ada beberapa jenis jaringan komputer dilihat dari cara pemrosesan data dan pengaksesannya.
  • Host-Terminal. Dimana terdapat sebuah atau lebih server yang dihubungkan dalam suatu dumb terminal. Karena Dumb Terminal hanyalah sebuah monitor yang dihubungkan dengan menggunakan kabel RS-232, maka pemrosesan data dilakukan di dalam server, oleh karena itu maka suatu server haruslah sebuah sistem komputer yang memiliki kemampuan pemrosesan data yang tinggi dan penyimpanan data yang sangat besar. 
  • Client - Server. Dimana sebuah server atau lebih yang dihubungkan dengan beberapa client. Server bertugas menyediakan layanan, bermacam-macam jenis layanan yang dapat diberikan oleh server, misalnya adalah pengaksesan berkas, peripheral,database, dan lain sebagainya. Sedangkan client adalah sebuah terminal yang menggunakan layanan tersebut. Perbedaannya dengan hubungan dumb terminal, sebuah terminal client melakukan pemrosesan data di terminalnya sendiri dan hal itu menyebabkan spesifikasi dari server tidaklah harus memiliki performansi yang tinggi, dan kapasitas penyimpanan data yang besar karena semua pemrosesan data yang merupakan permintaan dari client dilakukan di terminal client.
  • Peer to Peer. Dimana terdapat beberapa terminal komputer yang dihubungkan dengan media kabel. Secara prinsip, hubungan peer to peer ini adalah bahwa setiap komputer dapat berfungsi serbagai server (penyedia layanan) dan client, keduanya dapat difungsikan dalam suatu waktu yang bersamaan.
Sedangkan apabila kita lihat dari sisi lingkupannya atau jangkauannya, jaringan dapat di bagi menjadi beberapa jenis, yaitu :
  • LAN (Local Area Network). Hanya terdapat satu atau dua server dan ruang lingkupnya hanya terdapat dalam satu lokasi atau gedung, Hal ini akan mendapat pembahasn tersendiri pada sub bahasan berikutnya. 
  •  WAN (Wide Area Network). Merupakan gabungan dari LAN, yang ruang lingkupnya dapat saja satu lokasi, misalnya gedung bertingkat, atau dapat tersebar di beberapa lokasi di seluruh dunia, jaringan jenis ini membutuhkan minimal satu server untuk setiap LAN, dan membutuhkan minimal dua server yang mempunyai lokasi yang berbeda untuk membentuknya.
  • Internet. Internet adalah sekumpulan jaringan yang berlokasi tersebar di seluruh dunia yang saling terhubung membentuk satu jaringan besar komputer. Dalam jaringan ini dibatasi layanannya sebagai berikut : FTP, E-Mail, Chat, Telnet, Conference, News Group, Mailing List. Biasanya jaringan ini menggunakan protoko; TCP/IP (Jenis protokol ini akan dibahas selanjutnya), walaupun ada sebagian kecil yang menggunakan jenis lain (IPX Novell Netware, NetBios, dan lain-lainnya).
  • Intranet. Jenis jaringan ini merupakan gabungan dari LAN/WAN dengan Internet. Apabila kita lihat dari lingkupannya atau jangkauannya maka jaringan ini adalah jenis LAN/WAN yang memberikan layanan seperti layanan internet kepada terminal clientnya. Perbedaan menyolok Intranet dengan Internet adalah Intranet melayani satu organisasi tertentu saja.
Dari jenis-jenis jaringan yang telah dijelaskan diatas, yang akan dijelaskan dalam pelatihan ini adalah jenis LAN (Local Area Network), karena LAN merupakan jaringan terkecil dan yang paling penting, karena jenis-jenis jaringan yang lain hanya merupakan pengembangan dari LAN saja.

Thursday, April 29, 2010

Kumpulkan koleksimu dengan Torrent!

Pernahkan Anda mendengar tentang teknologi Klien Server?
Klien Server merupakan metode yang diterapkan oleh kebanyakan networking sekarang ini.

Nah, diantaranya adalah metode Peer-to-Peer. Peer-to-Peer artinya data yang disimpan tidak hanya dalam 1 server, bahkan banyak server.
Jika Anda merasa sulit dalam melakukan Download secara berkala, pilihan yang tepat untuk mengatasi itu semua adalah download secara Peer-to-Peer.

Jadi, jika Anda ingin men-Download suatu data yang cukup besar atau bahkan data yang tidak mungkin kita simpan dalam Flash Disk. Ada solusi nya. Berapa banyak pun data yang akan Anda download hanya dengan cara menyimpan file Playlist-nya saja. Playlist disini artinya adalah file Torrent yang memiliki teknologi peng-Unduhan secara Peer-to-Peer.



Lihatlah gambar di atas. Topologi di atas adalah simulasi dari teknologi Peer-to-Peer. Sesama server ataupun Kien saling memberi informasi dan siap melayani.
Disini saya tidak akan membahas lebih jauh tentang topologi di atas, karena tujuan saya menulis artikel ini adalah ingin memberi tahu bahwa ada solusi jika Anda merasa khawatir untuk kehilangan Link Download Anda karena waktu yang membatasinya.



Download secara umum adalah menunggu file hingga selesai. Coba bayangkan jika Anda ingin download file yang ukurannya 1 GB di Warnet. Apakah Anda ingin menunggu hingga selesai? Berapa banyak biaya dan waktu Anda tersita di warnet?
Nah, oleh karenanya saya akan memberikan informasi tentang cara download yang mungkin menjadi alternatif terbaik untuk file yang berukuran besar ataupun kecil.

Torrent adalah eksensi sebuah file Peer-to-Peer yang dapat digunakan untuk melakukan download secara berkala. Torrent hanya dapat dibuka dengan software khusus seperti Bittorrent,Azure Torrent, uTorrent dll.
Namun, diantara banyaknya sofware yang digunakan untuk menampung file torrent, saya anjurkan untuk menggunakan uTorrent. Sebab software yang satu ini sangat cepat dibandingkan sofware torrent downloader yang lain. Bisa dikatakan hampir sama dengan Internet Download Manager (IDM).

Berikut tampilan uTorrent:


Cara kerja dari software ini adalah membuka dan memanggil server-server yang telah dicata pada file yang berekstensi file.torrent untuk meng-unduh data di berbagai server. Jadi jika kita ingin download file yang berukuran 3 GB, kita hanya perlu mengambil file torrent nya saja yang biasanya hanya berukuran 23 Kb. Yang pasti tidak lebih dari 300 Kb apalagi 1 Mb.

Lihat contoh file torrent berikut.

Jika kita lihat contoh dari file torrent di atas, file hanya berukuran 67 Kb. Namun sesungguhnya bukan itu ukuran dari datanya.
Coba Anda lihat ukuran sebenarnya di bawah ini:


Lihatlah, ternyata ukuran dari file torrent Magadheera 2009 adalah 6,56 GB. Waw!!!! Coba Anda bayangkan jika Anda download langsung di warnet, berapa banyak uang yang Anda korbankan demi menunggu selesainya? Apalagi jika koneksi internet hanya 256 Kbps. Kacaw dah..

Nah, oleh karenanya jika di rumah Anda memiliki akses internet dan takut kehilangan Link dari data tersebut, maka Anda tidak perlu khawatir, pakai saja torrent jika ingin download file berukuran besar. Ya..Anda tunggu saja sekitar 2 hari jika file nya 6 GB.
Banyak sekali kelebihan yang dimilki torrent, selain banyak file yang dapat kita download secara gratis, bahkan data yang sulit dicari secara gratispun biasanya ada.
Jika Anda ingin mencari data-data torrent, silahkan kunjungi website centernya di Torrentz.com

OK!

Thursday, February 4, 2010

Printer Canon Siap Dukung Kerja Cepat Arsitek


Menghadapi kompetisi ketat di bidang arsitektur, kekuatan conceptual thinking sebaiknya dipadukan dengan kemampuan menghadirkan fast service delivery bagi klien. Begitu nasehat Ridwan Kamil kepada para arsitek dan konsultan arsitektur serta konstruksi yang hadir dalam acara seminar singkat bertajuk Regulation, Trend, & The Best Technology Solution for 2010 Architecture yang digelar Datascrip pagi tadi (24/2), di Jakarta.


“Perpaduan itu bisa menjadi kekuatan bagi para konsultan arsitektur dalam berkompetisi, baik di arena lokal maupun internasional,” imbuh arsitek Urbane Indonesia yang piawai di bidang desain urban ini. Kecepatan menyajikan apa yang diinginkan klien kini bisa dicapai berkat sokongan teknologi.


Canon mengakomodasi kebutuhan teknologi yang bisa memercepat kerja para arsitek dengan meluncurkan 3 printer format besar (large format printer/LFP) sekaligus. imagePrograf (iPF)750, 755, dan 650 dibesut Canon tak hanya untuk kecepatan kerja tapi juga kemudahan di sisi pengguna.
Tiga printer yang semakin memerkaya portfolio produk LFP 5 warna dari Canon ini khusus dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna di segmen computer-aided design (CAD), architecture, engineering, & construction (AEC), dan geographic information system (GIS). Namun bukan berarti gambar berbasis desain grafis tidak sanggup dicetak printer ini. Buktinya Canon memasang tinta warna magenta jenis baru yang dapat menghasilkan warna merah dan biru lebih sempurna.
Pembaruan paling mencolok terlihat pada desain fisik yang semakin kompak. Alhasil tak perlu area yang terlalu luas untuk meletakkan printer 36 inci/A0 (iPF750/755) dan 24 inci/A1 (iPF650) ini. Peletakannya pun sekarang bisa rapat ke dinding karena Canon memasang roll kertas di bagian atas printer. “Proses pemasangan dan penggantian kertas dari depan akan lebih memudahkan,” ujar Andreas Pakasi (Marketing Manager, Datascrip).
Selain fitur hardware, ketiga printer yang mampu mencetak gambar teknik dengan akurasi garis hingga +/- 0,1% ini membundelkan aplikasi-aplikasi yang bermanfaat. Misalnya program akunting. Lewat aplikasi ini, pengguna dapat mengakses informasi atas pekerjaan cetak yang telah dilakukan, seperti identitas pengguna, jenis dan volume kertas, jumlah konsumsi tinta, bahkan sampai estimasi jumlah biaya cetak.
Fitur Print Plug-in untuk aplikasi Microsoft Office juga sempat didemokan di hadapan ratusan peserta seminar. Dengan fitur ini, pengguna dapat mencetak dokumen berbasis Office dalam format besar. Sedangkan untuk mengakomodasi kebutuhan cetak grafis, Canon menyertakan aplikasi PosterArtist Lite.
iPF750 disebut Andreas Pakasi sebagai seri yang bakal paling banyak dicari konsumen, mengingat keandalan dan harganya. Ya, kalau melihat harga dan fitur yang ditawarkan, iPF750 memang cukup terjangkau, yaitu US$ 4600. Sementara tipe iPF755 yang dibandrol pada harga US$ 5700 dan memiliki harddisk terpasang berkapasitas 80GB, menurut Andreas, biasanya banyak diminati oleh sektor pemerintah.

sumber : InfoKomputer

Thursday, October 8, 2009

Kendali Winamp dari Tray



           Ada cara agar kita bisa mengontrol Winamp tanpa membuka jendela Winamp. Jadi, kalau kita ingin pindah ke lagu berikutnya ketika sedang browsing, kita tinggal arahkan  pointer mouse ke system tray, klik di sana, lalu pindah lagu deh.


Nah, untuk itu bagaimana jika tombol kendali Winamp seperti [Play],[Pause],[Next Track], dan tombol Winamp lainnya pindah ke system tray?







Agar tombol kendali  Winamp dapat muncul di system tray, lakukan langkah-langkah berikut ini.



1. Buka Winamp.


2. Tekan [Ctlr]+[P] untuk membuka jendela “Preferences”.


3. Masuk ke bagian [Plug-ins]>[General Purpose].


4. Pilih [Nullsoft Tray Control] dan klik [Configure selected plug-in].


5. Pada jendela yag muncul terdapat pilihan [Previous Track], [Play/Pause], [Stop], [Next Track], dan [Open File], Beri tanda centang semua pilihan tersebut dan klik [OK].


6. Setelah itu, lihat pada system tray. Muncullah 5 (lima) tombol kendali Winamp yang tadi telah dipilih. Mulai sekarang, Winamp dapat dikendalikan dari sytem tray.


Regina Ida









Tuesday, October 6, 2009

Merapikan Playlist MP3

      
        Saat kita membuat file MP3 dari CD, nama file yang dihasilkan sering kali asal saja. Biasanya, hanya bernama ‘track” plus nomor urut lagu dalam CD. Nah, pas MP3 itu diputar, playlist di Winamp akan menampilkan nama file. Lah, bagaimana kalau tahu judul lagunya? Apakah harus putar dulu lagunya agar tahu judul dan penyanyinya?
Supaya playlist di Winamp rapi, di sini saya akan beri tahu caranya.
1. Buka Windows Explorer lalu masuk ke folder tempat Anda menyimpan file MP3. Agar tampak rapi, ubah nama file tersebut dengan format “Nama artis – judul lagu”. Contoh: “Afgan – Terima Kasih Cinta”.


2. Setelah Anda selesai mengganti nama file, buka Winamp. Jalankan file MP3 yang namanya sudah diubah tadi. Pada “Playlist Editor”, klik kanan pada salah satu playlist, lalu pilih [View File Info]. Setelah jendela “MPEG file info + ID3 tag editor, Anda dapat mengisikan informasi berupa judul lagu (Title) dan artis (Artist) saja. Data lainnya dikosongkan. Pilihlah salah satu antara [ID3v1 Tag] atau [ID3v2 Tag]. Apabila judul lagu panjang, gunakan ID3v2. Agar rapi, samakan data yang diisikan (judul dan nama artis) dengan keterangan pada file MP3 yang dimaksud. Setelah data-data yang diperlukan terisi, klik [Update].

Regina Ida
reginaida@yahoo.com







Monday, October 5, 2009

Bikin WAV dari file MP3 menggunakan Winamp


        Winamp punya fitur untuk mengubah-ubah format audio, termasuk mengubah MP3 jadi WAV. Kenapa MP3 malah dijadikan WAV? Bbuat keperluan edit, kadang kita butuh format WAV. Nah, bikin WAV dari MP3 hanya perlu sedikit konfigurasi. Begini konfigurasinya.

Konfigurasi:
1. Jalankan Winamp dan keluarkan “Winamp Preferences” dengan menekan tombol [Ctrl]+[P] di keyboard.
2. Klik [Plug-ins] di  menu bagian kanan. Tampilah beberapa plugin yang sudah terbundel bersama Winamp. Ada 2 plugin yang akan kita gunakan, yaitu waveOut output dan Nullsoft Disk Writer plugin.
3. Pilihlah [waveOut output] dan klik tombol [Configure]. Setelah kotak “waveOout setting” tampil, pilih peranti yang akan digunakan di “Device” lalu beri tanda centang pada [Alt].


Aktifkan”method (slow)” agar saat proses konversi berlangsung suara dapat didengarkan.  Simpan pengaturan dan tutup boks ini dengan meng-klik tombol [OK].
4. Berikutnya kita tentukan lokasi penyimpanan file hasil konversi. Klik [Nullsoft Disk Writer] dan klik kembali tombol [Configure]. Pilih lokasi penyimpanan dan tutup boks ini dengan mengklik tombol [Output directory]. Aktifkan [Kill null sample at the beginning] agar suara kosong di awal tidak disertakan. Simpan pengaturan dan tutup boks ini dengan mengklik tombol [OK].
5. Konfigurasi telah selesai dilakukan. Jendela”Winamp Preferences” dapat ditutup. Klik tombol [Close].

Tips Konversi:
1. Masukkan semua file MP3 yang formatnya ingin diubah ke dalam playlist Winamp. Klik tombol [Play] untuk memutar lagu sekaligus memulai proses konversi.
2. Setelah seluruh file selesai dimainkan, bukalah jendela Windows Explorer. Periksa hasilnya di folder yang telah Anda tentukan.

Steven Anda Pascal








Saturday, October 3, 2009

Open Source Backup 1.0.0

Kehilangan data merupakan hal yang tidak diinginkan oleh user manapun. Namun ironisnya, pada umumnya user telah ataupun pernah mengalaminya. Salah satu tindakan antisipasi terhadap kehilangan data adalah dengan melakukan backup.
Tentunya istilah tersebut tidaklah asing didengar bagi user pada umumnya. Dengan backup, Anda dapatv mendapatkan kembali file ataupun kondisi aplikasi ataupun sistem operasi pada kondisi tertentu. Berbagai hardware ataupun software saat ini terus berkembang pesat, dan telah mendukung proses backup yang mengarah pada kebutuhan secara spesifik bagi user.


Tidak selalu aplikasi yang kompleks fitur yang menjadi pilihan user. Tentu harus kembali pada kebutuhan, kapasitas penggunaan, dan budget user yang menggunakannya. Jika user tersebut hanya perlu proses backup sederhana sehingga tepat guna, maka aplikasi backup sederhana pun sudah dapat meng-cover kebutuhannya. Salah satu aplikasi untuk backup, antara lain Open Source Backup. Aplikasi ini memiliki fitur dan fungsi dasar untuk membuat backup copy files/folder, serta me-restore-nya kembali.

Silahkan download di sini





 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates